ORTOPEDAGOGIK UMUM

A.Pengertian Ilmu Pendidikan Luar Biasa (Ortopedagogik)
Ortopedagogik ekuivalen dengan kata ilmu pendidikan luar biasa. Ortopedagogik berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari tiga kata yaitu; orthos, paedos dan agogos.
– Orthos mengandung makna à lurus, baik, atau sehat
– Paedos mengandung makna à anak
– Agogos mengandung makna à pendidikan.
Dari pengertian kata di atas dapat disimpulkan bahwa ortopedagogik dapat diartikan sebagai ilmu pendidikan yang membahas masalah usaha-usaha membantu anak (meluruskan anak) dengan kata lain ortopedagogik dapat diartikan sebagai ilmu pendidikan yang menangani anak-anak berkelainan (anak berkebutuhan khusus/ABK).

Peristilahan lain yang sering untuk ortopedagogik adalah:
– Pendidikan Luar Biasa
– Pendidikan Khusus
– Pendidikan Khas
– Heilpaedagogik
– Special Education
– Buitengewoon onderwijs.

a. Definisi Ortopedagogik
Ortopedagogik dapat diartikan sebagai ilmu pendidikan yang membahas masalah usaha-usaha membantu anak (meluruskan anak) dengan kata lain ortopedagogik dapat diartikan sebagai ilmu pendidikan yang menangani anak-anak berkelainan (anak berkebutuhan khusus/ABK).
Ortopedagogik merupakan cabang ilmu dari ilmu pendidikan umum atau pedagogik umum. Ortopedagogik sering dibagi menjadi dua macam, yaitu ortopedagogik umum dan ortopedagogik khusus. Ortopedagogik umum berkenaan dengan pendidikan bagi anak-anak luar biasa pada umumnya, sedangkan ortopedagogik khusus berkenaan dengan pendidikan bagi tiap jenis anak luar biasa atau anak berkelainan.
b. Perkembangan Ortopedagogik hingga menjadi suatu disiplin ilmu
Sebelum membahas perkembangan Ortopedagogik hingga menjadi suatu disiplin ilmu, terlebih dahulu kita harus membahas tentang pengertian ilmu, dimana menurut Jujun S. Sumantri (dalam Mulyono, 1996:234) ilmu merupakan bagian dari pengetahuan, jadi ilmu adalah pengetahuan, namun tidak semua pengetahuan merupakan ilmu, ilmu adalah pengetahuan yang memiliki ciri-ciri tertentu yaitu ciri-ciri ilmiah (scientific knowledge)
Semua ilmu berasal dari filsafat, mulanya filsafat ada dua, yaitu filsafat alam dan moral. Filsafat alam menjadi rumpun ilmu-ilmu alam (the natural sciences) dan filsafat moral menjadi rumpun ilmu-ilmu sosial (the social sciences). Kelompok ilmu-ilmu alam berkembang cepat, ilmu-ilmu sosial berkembang agak lambat.
Disamping itu juga kita mengenal adanya ilmu murni dan ilmu terapan, dimana perbedaannya dapat dikemukakan sebagai berikut:
Ilmu murni merupakan kumpulan teori-teori ilmiah yang bersifat dasar dan teoritis yang belum dikaitkan dengan masalah-masalah kehidupan yang bersifat praktis. Ilmu terapan merupakan aplikasi ilmu murni kepada masalah-masalah kehidupan yang mempunyai manfaat praktis.
Ilmu pendidikan merupakan ilmu sosial terapan yang mengaplikasikan konsep-konsep psikologi, antropologi dan sosiologi. Demikan pula manajemen, menerapkan konsep psikologi, ekonomi, antropologi dan sosiologi.
http://plb11.blogspot.com/2011/12/ortopedagogik-umum.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s